" Semua Cagub Maluku Utara Harus Lanjutkan
Pembangunan "
Kontes Pemilihan Kepala Daerah (PILGUB) Maluku
tinggal terhitung beberapa Bulan lagi, meskipun masih tergolong lama akan
tetapi aroma hadirnya para Kontestan sudah tercium oleh Publik, Berbagai
tawaran Visi/Misi yang dikampanyekan oleh Tim Suksesnya bahkan Calon
Gubernurnya secara langsung tentunya semuanya mempunyai dampak positif terhadap
Pembangunan Provinsi kepulauan tersebut, Ada yang memasang Tagline
"Perubahan", Tagline "Lanjutkan" Sampai Tagline yang Polos
Dan Datar, Tapi semua itu merupakan satu kesatuan yang tidak terpisah dari misi
membangun daerah, akan tetapi beberapa hal yang perlu kita sadari Dan bisa
menjadi Telaah kita bersama yakni "Dari Sisi Mana Kita Mau Merubah Maluku
Utara (Jika ditilik dari Perspektif Sosio Kultur) ?? Dan Indikator Apa yang mau
dipakai untuk Merubah Maluku Utara ?? Terus bagaimana dengan Pondasi
Pembangunan yang telah di torehkan oleh Tangan kokoh Thaib Armayin-Abd. Gani
Kasuba di Masa Pemerintahannya ??.
Tentunya hal ini akan menjadi Kontradiksi
kualitatif jikalau Visi Cagub-Cawagub Maluku Utara dipaksakan pada sisi
Perubahan, karena Perubahan tidak bisa dilakukan semudah membalik telapak
tangan, Perubahan itu sendiri butuh tahapan Dan proses yang begitu lama karena
minimal langkah Awal yang dilakukan adalah Membongkar Pondasi yang telah
dibangun oleh Pemerintahan sebelumnya, Dan jikalau hal itu dilakukan Maka
Niscaya Pembangunan akan berjalan maksimal akibat tenaga Cagub-Cawagub telah
terkuras habis oleh Pondasi yang sudah di bongkar akhirnya Pembangunan
selanjutnya Semakin terbengkalai Dan yang sangat kontradiktif lagi yaitu
Momentum Pemilu hanya 5 Tahun sekali artinya waktu 1 Tahun hanya dipakai untuk
Membangun karena 4 Tahun telah terpakai untuk Pembongkaran, Sosialisasi Program
sampai tetek bengek lainnya, Maka dari itu, Suksesi Pilgub Maluku Utara harus
berorientasi pada upaya untuk membangunan akselerasi program, yakni Sinergitas
antara Program di Pemerintahan sebelumnya Dan Program di Pemerintahan
Selanjutnya, sehingga Laju pembangunan bisa tercapai secara berkelanjutan tanpa
merubah hasil Karya Pemerintahan sebelumnya. Pemerintahan Thaib Armayin-Abd.
Gani Kasuba harus realistis kita nilai sebagai satu pijakan Awal untuk
membangun Maluku Utara yang berkelanjutan, Artinya Prestasi serta hasil yang
telah mereka raih adalah bagian dari Suatu Karya yang wajib dilanjutkan oleh
Pemerintahan kedepan. Para Cagub-Cawagub harus menggagas Misi kebijakan
pembangunan yang ditekankan pada pembangunan yang berkeadilan dan
berkesejahteraan serta berwawasan lingkungan (growth with equity, prosperity, and also environmental sustainability)
. Selain itu disektor Perekonomian, Pemerintahan kedepan diharapkan membangun
hubungan yang kuat antara Pemerintah, Komunitas Bisnis, dan masyarakat secara
umum untuk melihat peluang investasi di Maluku Utara. Dengan demikian,
keuntungan yang akan dicapai benar-benar dapat dirasakan masyarakat dan
memberikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang.
By : Noercholish Rustam (Mahasiswa Pascasarjana
Universitas Nasional Jakarta)